Breaking News

Pemerintah Lanjutkan Pembangunan 50 Unit Rumah Nelayan di Pangandaran



Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal  melanjutkan pembangunan lokasi  tinggal  khusus nelayan tipe 36. Tahun 2018 bakal  dibangun lagi 50 unit lokasi  tinggal  khusus di Desa Pangandaran.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan lokasi  tinggal  khusus adalah bagian dari Program Sejuta Rumah yang dipermaklumkan  Presiden Joko Widodo untukmeminimalisir  backlog kompleks  sebesar 11,4 juta unit pada tahun 2015.

Pembangunan lokasi  tinggal  khusus guna  nelayan bertujuan supaya  nelayan mempunyai  rumah pantas  huni dan mengatasi area  kumuh di pesisir.

“Rumah khusus ialah  program Kementerian PUPR yang dibangun guna  daerah-daerah perbatasan, guru, tenaga medis, wilayah  tertinggal, pulau terluar, masyarakat nelayan dan pemuka agama," kata Menteri Basuki dalampenjelasan  tertulis, Minggu (6/5/2018).

Pada tahun 2015-2017, Kementerian PUPR telah membina  sebanyak 154 unitlokasi  tinggal  khusus nelayan tipe 36 dan sudah  terhuni di Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Rumah nelayan yang di bina  berada di Desa Mesawah sejumlah  104 unit dan 50 unit di Desa Pangandaran.

Rumah khusus di bina  dengan ongkos  per unit selama  Rp90 juta sampai  Rp120 juta atau dicocokkan  dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) di daerah. Rumah eksklusif  yang di bina  di tanah kepunyaan  pemerintahwilayah  tersebut bukan guna  diperjualbelikan, melainkan melulu  hakgunakan  saja.

Nantinya pemerintah pusat bakal  menghibahkannya untuk  pemerintahwilayah  dan lantas  Pemda yang bakal  menilai  siapa saja masyarakat yangpantas  untuk berlokasi  tinggal di lokasi  tinggal  khusus tersebut.

Secara nasional, capaian tiga tahun (2015-2017) pembangunan lokasi  tinggal  khusus yaitu  tahun 2015 sejumlah  6.713 unit, tahun 2016sejumlah  6.048 dan tahun 2017 sejumlah  5.083 unit dengan perkiraan  Rp994,6 miliar sampai-sampai  total dibangun sejumlah  17.844 unit.

Untuk tahun 2018, Kementerian PUPR akan meningkatkan  ketersediaan lokasi  tinggal  khusus sejumlah  4.550 unit dengan perkiraan  yang dianggarkan  sebesar Rp719,6 miliar. Sebaran tempat  pembangunannya mayoritas  yakni 63,4% di bina  di area  timur Indonesia.


Rumah Swadaya di Pangandaran

Khusus di Kabupaten Pangandaran, selain membina  rumah eksklusif  nelayan, Kementerian PUPR pun  menggulirkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang dikenal sebagai bedah rumah.

Tahun 2016 dibetulkan  sebanyak 406 unit, 2017 sejumlah  309 unit dan 2018 dianggarakan BSPS sejumlah  409 unit.

“Bantuan ini bertujuan sebagai stimulan untuk  masyarakat guna  perbaikanlokasi  tinggal  secara swadaya sehingga dapat  mempunyai  rumah pantas  huni,” kata Menteri Basuki.

Di Kabupaten Pangandaran, Kementerian PUPR pun  akan membina  Rumah Susun Pondok Pesantren Nurul Bayan Kecamatan Cimerak, untuk menyokong  pendidikan semua  santri. Saat ini masih dalam langkah  pelelangan. Pembangunan Rusun Pesantren akan menyerahkan  kenyamanan dalammenyerahkan  hunian asrama semua  santri dalam menuntut ilmu.

Tidak ada komentar